Senin, 27 Mei 2013

Posted by Ai Rahmawati | File under :
Definisi Desa, Pedesaan, Kota, dan Perkotaan.

Desa merupakan daerah yang memiliki kepadatan penduduk rendah, bermata pencaharian dibidang agraris, memiliki bangunan tempat tinggal yang terpencar-pencar, penduduknya memiliki hubungan sosial yang sangat tinggi serta bersifat homogen.

Menurut Prof. Dr. R. Bintarto, desa merupakan perwujudan atau persatuan geografi, sosial, ekonomi, politik, dan kultural yang terdapat di daerah itu dalam hubungannya dan pengaruhnya secara timbal balik dengan daerah lain.

Pedesaan merupakan daerah pemukiman penduduk yang sangat dipengaruhi oleh kondisi tanah, iklim, dan air sebagai syarat penting bagi terwujudnya pola kehidupan agraris penduduk di tempat itu.

Prof. Dr. R. Bintarto mengemukakan bahwa kota adalah suatu sistem jaringan kehidupan manusia dengan kepadatan penduduk yang tinggi, strata sosial ekonomi yang heterogen, dan corak kehidupan yang materialistik.

Perkotaan adalah wilayah dengan kegiatan utama bukan pertanian dan susunan fungsi kawasan sebagai tempat pemukiman, pemusatan dan distribusi pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial dan kegiatan ekonomi.

Perbedaan dan Persamaan Desa dengan Pedesaan

Perbedaan desa dengan pedesaan yaitu bahwa desa merupakan daerah yang memiliki kepadatan penduduk rendah, penduduknya memiliki hubungan sosial yang sangat tinggi serta bersifat homogen. Sedangkan kalau pedesaan memiliki arti yang luas, dikatakan pedesaan apabila terdiri dari beberapa desa yang merupakan daerah pemukiman penduduk dan sangat dipengaruhi oleh kondisi tanah, iklim dan air sebagai syarat penting bagi terwujudnya pola kehidupan agraris penduduk di tempat itu.

Persamaan desa dengan pedesaan yaitu dapat dilihat pada hubungan antar masyarakatnya yang bersifat kekeluargaan dan gotong royong, mata pencaharian pokok penduduknya adalah dibidang agraris.

Perbedaan dan Persamaan Kota dengan Perkotaan

Perbedaan kota dengan perkotaan yaitu bahwa kota merupakan wilayah pemukiman penduduk dengan kepadatan penduduk yang tinggi, antar masyarakatnya tidak memiliki hubungan yang erat, interaksi bergantung kepada kepentingan, bersifat individualisme dan memiliki perilaku yang heterogen. Sedangkan perkotaan memiliki arti yang luas, suatu wilayah dikatakan wilayah perkotaan apabila merujuk pada ciri-ciri, sifat, dan situasi yang ada pada kota.

Persamaan kota dengan perkotaan yaitu sama-sama memiliki kepadatan penduduk yang tinggi, antar masyarakat tidak memiliki hubungan yang erat, interaksi bergantung kepada kepentingan, bersifat individualisme, memiliki perilaku yang heterogen, bermata pencaharian bukan dibidang agraris dengan kata lain pertanian bukan pokok utama mata pencaharian.

Ciri-ciri Masyarakat Pedesaan dan Perkotaan

Masyarakat Pedesaan
  1. Di dalam masyarakat pedesaan di antara warganya mempunyai hubungan yang lebih mendalam dan erat.
  2. Sistem kehidupan masyarakat pedesaan pada umumnya berkelompok dengan dasar kekeluargaan (gameinschaft atau paguyuban).
  3. Sebagian besar masyarakat pedesaan hidup dari pertanian. Pekerjaan-pekerjaan yang bukan pertanian merupakan pekerjaan sampingan yang biasanya sebagai pengisi waktu luang.
  4. Masyarakat pedesaan bersifat homogen, seperti dalam hal mata pencaharian, agama, adat istiadat dan sebagainya.
Masyarakat Perkotaan
  1. Kehidupan keagamaan berkurang bila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa.
  2. Masyarakat perkotaan pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain
  3. Interaksi yang terjadi lebih banyak berdasarkan faktor kepentingan daripada faktor pribadi.
  4. Pembagian kerja di antara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata.
  5. Perubahan-perubahan sosial tampak dengan nyata, sebab kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh dari luar.



Referensi:
http://kamusbahasaindonesia.org/pedesaan
http://id.wikipedia.org/wiki/Desa
http://fadlyghopal.wordpress.com/2010/12/04/masyarakat-perkotaan-dan-masyarakat-pedesaan/

0 komentar:

Poskan Komentar