Jumat, 31 Mei 2013

Posted by Ai Rahmawati | File under :
Masyarakat menurut Koentjaraningrat (1990 : 146) adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu sistem adat istiadat tertentu yang bersifat terus-menerus dan terikat oleh suatu rasa identitas bersama.

Menurut Ralph Linton dalam bukunya yang berjudul Study of Man, masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerja sama sehingga mereka itu dapat mengorganisasikan dirinya dan berpikir tentang dirinya sebagai suatu kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu.

Menurut Paul B. Horton, masyarakat adalah sekumpulan manusia yang secara relatif mandiri, yang hidup bersama-sama cukup lama, yang mendiami suatu wilayah tertentu, memiliki kebudayaan yang sama dan melakukan sebagian besar kegiatan dalam kelompok itu.

Ciri-ciri pokok dari masyarakat, yaitu :
  1. Manusia yang hidup bersama sekurang-kurangnya terdiri atas 2 orang.
  2. Bercampur atau bergaul dalam waktu yang cukup lama. Berkumpulnya manusia akan menimbulkan manusia-manusia baru sebagai akibat hidup bersama itu, timbul sistem komunikasi dan peraturan-peraturan yang mengatur hubungan antar manusia.
  3. Sadar bahwa mereka merupakan satu kesatuan.
  4. Merupakan suatu sistem hidup bersama. Sistem kehidupan bersama menimbulkan kebudayaan karena mereka merasa dirinya terkait satu dengan yang lainnya.
  5. Melakukan sosialisasi terhadap generasi berikutnya.
Unsur-unsur terbentuknya suatu masyarakat antara lain :
  1. Terdapat sekumpulan orang
  2. Berdiam atau bermukim di suatu wilayah dalam waktu yang relatif sama atau waktu yang lebih lama.
  3. Perekrutan seluruh atau sebagian anggotanya melalui reproduksi atau kelahiran.
  4. Kesetiaan pada suatu sistem tindakan utama secara bersama-sama.
  5. Adanya sistem tindakan utama yang bersifat swasembada.
  6. Akibat hidup bersama dalam jangka waktu yang lama menghasilkan kebudayaan berupa sistem nilai, sistem ilmu pengetahuan dan kebudayaan.
Masyarakat secara garis besar menyangkut 3 aspek, yaitu :
  1. Struktur Sosial. Keseluruhan jalinan antara unsur-unsur sosial yang pokok, seperti kaidah-kaidah sosial (norma sosial), lembaga sosial, kelompok sosial dan lapisan sosial (pranata sosial).
  2. Proses Sosial. Pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama.
  3. Perubahan Sosial. Perubahan dalam struktur sosial dan jalinan hubungan dalam masyarakat



Referensi :
Materi ajar dari bpk Ibnu Hurri, H. S.sos

0 komentar:

Poskan Komentar